Menu
Properti Niaga

Jual Beli Rumah, Tanah, dan Properti di Area Solo

085712345216

Langenharjo, Grogol, Sukoharjo

Trend Saat Ini Masyarakat Lebih Suka Beli Property Di Ruang Digital

Monday, February 13th 2017.

Trend Saat Ini Masyarakat Lebih Suka Beli Property Di Ruang Digital

Trend Saat Ini Masyarakat Lebih Suka Beli Property Di Ruang Digital

Setiap orang pasti memiliki impian untuk memiliki hunian pribadi. Namun nyatanya, tidak seperti kebutuhan pokok sandang dan pangan, memiliki hunia probari tidak semudah yang di impikan. Banyak factor yang mempengaruhi ketika seseorang memutuskan untuk membeli sebuah rumah. Lokasi dan spesifikasi merupakan salah satu factor yang mempengaruhi seseorang untuk membeli rumah. Tidak hanya itu factor ekonomi dan harga juga menjadi pertimbangan seseorang.
Di era digital saat ini, tren pencarian dan pemilihan hingga penjualan hunian atau property semakin berkembang. Meski mulai menjadi tren, pencarian property di ruang digital masih menjadi alternative. Terlihat dari situs ini, yang dimana pencarian property selama kuartal I-2016 meningkat 66% dibandingkan dengan periode sebelumnya.
Berdasarkan analisis yang dilakukan oleh Business Intelligence dari sebuah situs mengatakan bahwa transaksi yang tercatat di website tersebut mengalami peningkatan sebesar 9% menjadi 14.064.
Di daerah tangerang, secara listing pengunjung terjadi dari 21% menjadi 24% yaitu sebanyak 28.559. berbedar dengan di Surabaya sebanyak 11.384. Rata – rata peningkatan data terjadi di kota – kota besar di Indonesia.
Berdasarkan hasil forecast, pada kuartal II 2016 didapat nilai ICO sebesar 18 minggu. Namun, nilai listing property apartemen dan tanah lebih kecil disbanding dengan bangunan komersil dan rumah. Ini berarti listing tanah dan apartemenpada kuartal I-2016 diprediksi akan lebih cepat terjual atau tersewa dibanding rumah dan bangunan komersil.
Dalam mencari rumah idaman, umumnya sekarang ini masyarakat lebih banyak mencari lewat digital. Banyak alasan yang membuat mereka mencari rumah idaman lewat digital. Selain tidak perlu susah payah datang ke lapangan dari segi waktu dan biayapun akan lebih terpangkas. Hanya saja, setelah rumah yang mereka idamkan sudah ketemu. Dalam artian cocok dari segi harga, desain dan lokasi,mereka baru datang untuk melihat secara langsung rumah yang akan dibeli.
Model pemasaran yang seperti ini seharusnya mulai dijalankan oleh para pemasar agar masyarakat dapat melihat produk yang mereka jual dan mendapatkan pembeli potensial untuk kelancaran bisnis mereka. Terlebih di era ekonomi yang lesu seperti sekarang ini.

Properti Terbaru

Sudah Laku
Rumah Bersubsidi Di Solo
Sudah Laku
Perumahan Murah di Surakarta
Sudah Laku
Harga Rumah Murah Di Solo
Sudah Laku
Harga Rumah Murah Di Sukoharjo